Showing posts with label Puisi Gombal. Show all posts
Showing posts with label Puisi Gombal. Show all posts

Thursday, August 13, 2009

Sebuah Senyuman

Jika hanya salah satu dari kita yang hanya menerima cinta di dunia
Aku akan dengan senang hati memberikannya padamu
Terimalah tanpa ada ragu,
dengan hati yang penuh cinta, jatuh dalam pelukanmu

Berjalanlah dalam langkah yang kau percayai
aku berharap hati dan jiwamu takkan pernah terluka
Jika salah satu dari kita harus terpisah oleh maut
aku rela memberikan diriku menggantikanmu

Janganlah sedih
karena aku telah menerima begitu banyak kenangan indah darimu
Aku berdoa supaya senyuman indahmu takkan pernah pudar oleh waktu


PS : Puisi gombal, cocok buat kamu yang suka ngegombalin ceweknya, wahahaha...^^

Read More..

Wednesday, August 12, 2009

Perasaan Sehati

Dapatkah kau dengar suaraku? Suara yang memanggil hatimu dari hatiku.
Dapat kurasakan kau mendengarkanku...
Dapatkah kau dengar nyanyianku?
Apakah yang dapat kuberikan padamu?
Ku kan berikan lebih dari cinta, kekuatan, dan kebahagiaan.
Bagimu, apalah artinya diriku?
Apapun itu, kurasakan sesuatu yang hangat dalam dirimu, cinta...

"Hai burung kecilku, datanglah, datanglah kedalam sangkar di hatiku"
"penuhi hatiku dengan kehangatanmu, supaya kudengar lagumu"

Apakah engkau takut?
Ya, aku juga takut
Apakah engkau sedih?
Ya, aku juga sedih
Aku mengerti perasaanmu,
rasa dalam hatimu
kau dan aku sehati...

Apakah ada kebencian dalam hatimu?
Ya, akupun punya kebencian di hatiku
Apakah kau merasa terbelenggu?
Ya, akupun terbelenggu
Aku mengerti perasaanmu,
rasa dalam hatimu
kau dan aku sehati...

Apakah gerangan yang menjadi penyebab luka itu?
Luka yang merasuk bagai tersiram dinginnya hujan.
Lupakah engkau akan kesejukan udara di duniamu?
dunia yang kau tingalkan,
dengan menanggung luka yang abadi,
Lupakah engkau akan lagu dan syair yang indah itu?

Dengarkanlah lagu ini, lagu yang membisikkan kebenaran.
Aku dapat mengerti perasaanmu...
biarpun engkau elok atau engkau buruk rupa,
tunjukkan padaku dirimu yang sebenarnya.

Apakah gerangan yang menyebabkanmu sedih?
Terkurung dalam sangkar emas, sayapmu yang terbelenggu
Tanpa pernah merasakan pelukan hangat,
seakan dunia meninggalkan engkau.
Bagai menanggung dosa yang tiada akhir,
dan kehilangan syair indah dari masa lalu...

Dengarkanlah laguku ini, kubisikkan lagu yang indah...
Aku mengerti perasaanmu.
Walaupun kau merasa takut atau marah,
walaupun kau membenci dirimu sendiri,
Aku dapat merasakan apa yang kau rasakan,
mendengar bisikan lagu yang kau nyanyikan, dari hatimu yang paling dalam...
Janganlah berhenti mencintai apa yang kau cintai...
bukalah pintu hatimu, untuk diriku...


PS : Puisi ini mungkin kedengaran gombal banget yah *ditabok*, ini mengingatkan ore saat pandangan pertama ama seseorang. Hihihi, jadi teringat masa lalgu deh. Udah ah, bagi yang mau ngegombal silahkan pake puisi ini. Dijamin bakal makbul buat nembak orang yang kau cintai *dibakar*

Read More..
 
Template by Administrator Frelia | Anak SD | Blogger